Apa itu Web Development?
Web Development adalah proses membuat dan mengembangkan sebuah website — mulai dari tampilan, fitur, hingga cara kerjanya.
Tujuan utamanya:
-
Menampilkan informasi
-
Menyediakan layanan (login, toko online, form, dll.)
-
Membuat halaman web yang interaktif dan mudah digunakan
Tiga Komponen Utama Web Development
Web development dibagi menjadi tiga bagian besar:
1. Front-End Development (Bagian Tampilan)
Ini adalah bagian website yang terlihat oleh pengguna.
Bahasa yang digunakan:
-
HTML → membangun struktur halaman
-
CSS → memberi gaya/tampilan (warna, layout, font)
-
JavaScript → membuat halaman menjadi interaktif
Contoh tugas Front-End:
-
Mengatur layout halaman
-
Membuat tombol, menu, dan animasi
-
Menampilkan data dari server
2. Back-End Development (Bagian Belakang Layar)
Bagian ini bekerja di server dan tidak terlihat oleh pengguna.
Bahasa yang umum digunakan:
-
PHP
-
Python
-
Java
-
Node.js (JavaScript)
-
Ruby
Back-end mengatur:
-
Login & keamanan
-
Mengolah data
-
Berkomunikasi dengan database
-
Logika aplikasi
3. Database
Database menyimpan data agar bisa dipanggil oleh website.
Contoh database:
-
MySQL
-
PostgreSQL
-
MongoDB
-
SQL Server
Contoh data yang disimpan:
-
Akun pengguna
-
Produk toko online
-
Riwayat transaksi
-
Posting blog
Alur Kerja Website Secara Sederhana
-
Pengguna membuka halaman web
-
Front-end menampilkan tampilan halaman
-
Jika butuh data (misal login): front-end mengirim permintaan ke back-end
-
Back-end mengambil/mengolah data dari database
-
Hasil dikirim lagi ke front-end
-
Pengguna melihat data pada layar
Contoh Teknologi dalam Web Development
Front-End
-
HTML
-
CSS
-
JavaScript
-
Framework: React, Vue, Angular
Back-End
-
Node.js
-
Laravel (PHP)
-
Django / Flask (Python)
-
Spring Boot (Java)
Database
-
MySQL
-
MongoDB
-
Firebase
Contoh Sederhana: Struktur Website
Skill Dasar yang Wajib Dikuasai Pemula
-
HTML dasar (membuat struktur web)
-
CSS dasar (mengatur tampilan)
-
JavaScript dasar (membuat interaksi)
-
Cara membuat halaman responsif (mobile-friendly)
-
Mengerti konsep hosting dan domain
-
Dasar-dasar Git/GitHub untuk menyimpan kode
Jenis-jenis Web Developer
-
Front-End Developer → fokus tampilan
-
Back-End Developer → fokus server & database
-
Full-Stack Developer → menguasai front-end & back-end
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
SILAHKAN BERKOMENTAR BEBAS TAPI SOPAN